Teknologi

Uber Memecat 20 Karyawan yang melalukan Kekerasan Seksual

UBER
UBER

http://www.supersakura777.com – Hasil investigasi kasus penyerangan seksual di Uber memaksa mereka untuk menembakkan lebih dari 20 karyawan. Pemecatan ini merupakan kelanjutan dari lingkungan kerja Uber ‘clean-up’.

Lebih dari 20 orang dipecat dari 215 pegawai Uber yang melakukan penyelidikan eksternal di badan perusahaan tersebut. Menurut laporan TechCrunch, mereka dipecat karena secara seksual provokatif.

“Saya sangat gembira dengan hasilnya … Saya ingin Uber menjadi tempat kerja yang lebih baik,” kata Bernard Coleman, yang mengepalai keragaman dan inklusi Uber.

Dengan ditemukannya 215 tersangka pelaku kekerasan, sedikitnya 215 kasus pelecehan terjadi. Angka itu begitu banyak sehingga tampaknya ada dugaan sistematis pelecehan seksual di tubuh Uber. Dari total 215 kasus, 100 karyawan dibebaskan dari tuduhan tersebut, 57 masih dalam penyelidikan, 31 orang mengikuti kelas konsultasi dan pelatihan, dan 7 lainnya menerima peringatan tertulis.

Uber membawa firma hukum Perkins Coie LLP dari Amerika Serikat untuk menyelidiki semua karyawannya mengenai isu pelecehan dalam segala bentuk. Penyelidikan ini dimulai saat mantan karyawan Uber Susan Fowler menuliskan pengalaman pelecehan seksualnya selama masa kerjanya yang singkat.

Susan mengaku diperlakukan tidak menyenangkan dari atasannya. Pada saat itu atasan secara terbuka membujuknya untuk bercinta. Insiden itu diikuti oleh kejadian lain sehingga Susan memutuskan untuk keluar dari Uber.

Pengakuan Susan memaksa CEO Uber Travis Kalanick untuk memperbaiki perusahaan yang dipimpinnya. Uber menyewa firma hukum dan sejumlah ahli untuk menyelidiki kasus ini secara keseluruhan. Selain isu pelecehan seksual, Uber juga dituduh membuat kebijakan yang bersifat diskriminatif gender dan rasial dalam menerima karyawan baru.

Uber telah membukukan 36,1 persen pegawai wanita dan 63,9 persen pegawai laki-laki. Rakyat kulit putih mendominasi dengan sedikit di bawah 50 persen dari total karyawan. Sedangkan kulit hitam hanya 8,8 persen, Hispanik 5,6 persen, dan 4,3 persen ras lainnya.

“Apa yang tiba-tiba Anda sadari adalah bahwa Anda begitu besar dan sadar bahwa keragaman ini penting,” Coleman berdebat.

About Kisanak Prabu

Aku adalah seorang kapiten dan penulis yang selalu bahagia.